Select Page

Dalam beberapa tahun ke belakang, populer sebuah istilah yang dinamakan dengan quality of life, yaitu suatu keadaan di mana produktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi tidak mengabaikan sisi kemanusiaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Dalam dunia organisasi bisnis di mana sumber daya manusia dipandang sebagai modal utama, istilah quality of human experience menjadi aspek yang penting untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja di tempat kerja mereka. Kedua istilah yang beriringan ini kemudian memunculkan kemungkinan adanya pembaharuan dalam dunia kerja. Pembaharuan tersebut mengedepankan nilai humanis, yaitu pekerjaan bagaimanapun juga tidak bisa dijadikan sarana eksploitasi manusia. Ada kondisi di mana emosi tidak terkendali, perasaan burnout, dan perubahan-perubahan eksternal yang tidak menentu. Maka tidak ayal, semakin ke sini perusahaan tidak lagi sekadar memprioritaskan produktivitas organisasi, melainkan juga kesejahteraan pekerjanya. 

Upaya peningkatan produktivitas pekerja melalui fasilitas-fasilitas tersebut biasa disebut dengan Quality of Work Life (QWL). QWL mengacu pada tingkat kepuasan, motivasi, keterlibatan, dan komitmen yang dialami individu sehubungan dengan kehidupan mereka di tempat kerja. QWL merupakan suatu kondisi di mana setiap individu mampu memenuhi kebutuhan penting pribadinya ketika dipekerjakan di suatu perusahaan. Perusahaan-perusahaan menggunakan prinsip QWL sebagai upaya untuk memberikan rasa aman, kesetaraan, kebanggaan, iklim yang demokratis, kepemilikan, tanggung jawab dan fleksibilitas. Mereka berupaya memperlakukan para pekerja dengan perlakuan yang adil dan suportif, komunikasi yang terbuka antar bidang, membuka kesempatan untuk pekerja menentukan keputusan yang dapat memengaruhinya, dan memberdayakan mereka dengan tugas-tugas pekerjaan.

Dalam praktiknya, perusahaan-perusahaan baik itu di dalam negeri maupun perusahaan multinasional berupaya menciptakan iklim organisasi yang sehat dan menyenangkan dengan menyediakan fasilitas-fasilitas yang mampu mengurangi stress dan memberikan alokasi waktu istirahat dan me-time untuk para pekerjanya. Sebut saja Google misalnya. Kantor Google Indonesia yang terletak di Gedung Pacific Century Place memiliki ruangan khusus hiburan yang mampu mengusir rasa penat, seperti televisi, konsol game dan mini football tabletop. Selain Google, Kantor Mondelez Indonesia yang terletak di Graha Inti Fauzi juga menyediakan fasilitas olahraga berupa treadmill dan spinning bike. Tidak hanya itu, mereka juga menyediakan ruangan santai khusus yang dilengkapi dengan kursi pijat untuk para pekerja.

Dengan menerapkan QWL, perusahaan mampu menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik dan seimbang dengan kualitas hidup para pekerjanya. Work-Life Balance bukankah cita-cita semua pekerja di dunia? Oleh karena itu, beberapa strategi yang bisa dilakukan perusahaan untuk mencapai QWL adalah:

  • Meningkatkan komunikasi antar pekerja.
  • Memperkuat program-program yang family friendly, seperti mengizinkan pekerja perempuan membawa bayi ke kantor dan disediakan ruang menyusui. 
  • Menjamin ketersediaan akses internet untuk seluruh pekerja. 
  • Memperbanyak investasi pada pelatihan dan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan manusia.
  • Meningkatkan efektivitas fungsi supervisor dan pemimpin tim. 
  • Mengevaluasi efektivitas beragam praktik manajerial di kantor. 
  • Mendukung promosi kesehatan fisik dan mental pekerja. 
  • Meningkatkan keterbukaan terhadap inovasi, pembaharuan, dan perubahan. 

Secara garis besar, Work-Life Balance mempunyai beberapa manfaat untuk para pekerja, yaitu:

  • Kehidupan sehari-hari yang teratur dan bermakna. 
  • Pemahaman yang lebih baik apa yang dimaksud dengan work-life balance.
  • Meningkatkan produktivitas. 
  • Meningkatkan kualitas hubungan di dalam maupun di luar dunia kerja.
  • Mengurangi dan mencegah stress.

Sedangkan untuk organisasi perusahaan, Work-Life Balance mampu memberikan manfaat sebagai berikut:

  • Meningkatkan produktivitas, akuntabilitas, dan komitmen individu pada perusahaan. 
  • Membangun iklim kerja yang kooperatif dan terbuka. 
  • Mengurangi ketegangan-ketegangan dalam organisasi. 

Sebagai lembaga konsultan sektor publik yang berfokus pada sumber daya manusia, Maxima Indonesia juga mengedepankan QWL untuk mempertahankan produktivitasnya selama masa pandemi. Dengan layanan konsultasi dan pengembangan SDM, Maxima Indonesia dapat membantu perusahaan Anda untuk bisa mencapai QWL dan merasakan manfaat Work-Life Balance yang tidak hanya untuk pekerjanya, tapi juga perusahaan Anda. 

 

Referensi:

Srivastava, Shefali. 2014. IOSR Journal of Business and Management. A Study on Quality of Work Life: Key Elements and Its Implications. 

www.idntimes.com/life/career/amp/vita/serunya-bekerja-di-pt-mondelez-international (Diakses 29 September 2020)

https://tekno.kompas.com/read/2018/05/04/16240057/nuansa-ceria-dan-muda-di-kantor-baru-google-indonesia?amp=1&page=2

(Diakses 29 September 2020)

Share This

Share this post with your friends!