Select Page

Kunjungi Bursa Efek Indonesia, Belajar Pasar Modak sejak Dini

JAKARTA – PermataBankir Cilik yang digagas sebagai upaya untuk memberikan pengetahuan literasi keuangan dan perbankan melalui siswa/i SD kelas 4-5 yang akan bertindak sebagai Duta Menabung terus di tingkatkan kualitasnya secara berkesinambungan.

Sebagaimana yang dilakukan pada hari ini, 60 siswa/i dari beberapa SD di sekitar PermataBank seperti SDN Karet 01 Pagi, SDN Pela Mampang 09, SDN Benhil 01 dan SDN Pondok Jaya 02 (Bintaro) mengujungi Bursa Efek Indonesia (BEI). Mereka bukan hanya sekedar diberikan pengetahuan sejak dini tentang Pasar Modal, namun mereka juga berpartisipasi dalam pembukaan perdagangan saham yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB.

Hadir dalam acara ini Mirah Wiryoatmodjo – Direktur PermataBank, Sulistyo Budi – Direktur BEI, Kusumaningtuti S. Setiono – Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK dan Eko Ariantoro – Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK para Bankir Cilik, Drs. Wowon Wirdayat, M.Si – Direktur Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Kepala Sekolah dan para guru pendamping, serta relawan PermataBank.

PermataBankir Cilik merupakan program 4 bulan yang melibatkan 15 siswa/i terpilih dari masing-masing Sekolah Dasar Negeri (binaan PermataHati) yang akan menerima pelatihan langsung dari PermataBank, yang kemudian akan meneruskan pengetahuannya tersebut kepada teman-temannya di sekolah. Memasuki tahun kedua, PermataBank bekerjasama dengan Maxima (mitra PermataHati) dibantu oleh guru pemimbing di setiap sekolahnya, yang akan mendampingi para peserta Bankir Cilik untuk memastikan kegiatan edukasi literasi keuangan dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Mirah Wiryoatmodjo – Direktur PermataBank mengatakan, ”Kami senang dapat ikut terlibat dalam program PermataBankir Cilik ini. Program ini merupakan kontribusi nyata PermataBank untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak. Hal ini sejalan dengan program “Edukasi Literasi Keuangan” dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga gerakan “Ayo Ke Bank” yang dicanangkan oleh Bank Indonesia (BI). Dengan demikian, program ini diharapkan dapat meningkatkan akses edukasi dan inklusi keuangan bagi anak-anak, sejak usia dini dari komunitas di lingkungan sekitar PermataBank.

Pada peluncuran program ini, juga dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Tabungan SIMPEL (SIMpanan PELajar) dengan 4 sekolah peserta program dengan harapan dapat memberikan pengalaman belajar untuk membangun budaya menabung dan melatih mengelola keuangan sendiri sejak usia dini, dan sebagai Duta Menabung, para Bankir Cilik ini tidak hanya sekedar melek Perbankan, tapi juga Perdagangan dan literasi keuangan secara lebih luas lagi.

Modul PermataBankir Cilik memiliki ragam yang menarik, mulai dari lintas bank (mengenal uang asli dan uang palsu, budaya menabung, mengenal bank, menggunakan ATM), bermain eksploratoris (ular tangga raksasa, monopoli), bermain keterampilan dan sosial serta bermain imajinatif (dongeng si Bintang). Dengan bermain, mereka sedang dalam proses belajar. Keuntungan lainnya mereka juga memperoleh ketrampilan berpikir kritis, team work, motivasi, public speaking, kreatifitas dan sportifitas.

Sebagaimana diketahui Pendidikan merupakan fokus utama PermataHati sebagai program tanggung jawab sosial PermataBank. Edukasi literasi keuangan menjadi pilihan, untuk itu PermataHati mengembangkan berbagai program edukasi menarik yang disesuaikan dengan target pesertanya.

Share This

Share this post with your friends!