Konsep Corporate Social Responsibility (CSR) tidak lagi terdengar asing di telinga berbagai organisasi dan perusahaan. Sebagaimana diketahui bahwa konsep CSR diyakini mampu mengintegrasikan operasi bisnis dan manfaat yang diberikan organisasi atau perusahaan kepada sosial dan lingkungan. Selain itu, aktivitas CSR yang dijalankan sesuai dengan values atau visi-misi yang dimiliki oleh organisasi atau perusahaan dan aktivitas tersebut terjalankan dengan baik, mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan serta meningkatkan citra organisasi atau perusahaan.

Pentingnya CSR bagi Organisasi atau Perusahaan

Perubahan terus terjadi dalam lingkungan organisasi atau perusahaan, termasuk dalam bidang teknologi, seperti sistem yang sesuai dengan kondisi karyawan milenial, digitalisasi dan lainnya. Perubahaan ini menjadikan perusahaan atau organisasi mengetahui bahwa perkembangan organisasi atau perusahaan tidak hanya dilihat dari sumber daya manusia yang efektif, strategi yang tepat, tetapi juga dilihat dari tanggung jawab organisasi atau perusahaan terhadap sosial dan lingkungan.

Kesadaran akan pentingnya CSR dalam perkembangan organisasi atau perusahaan  menggerakkan organisasi atau perusahaan dalam memperkenalkan aktivitas CSRnya, tetapi Egle Stonkute et. al (2018) dalam penelitiannya berpendapat bahwa aktivitas CSR tidak lagi diterapkan sebagai sebuah konsep integrasi bisnis dan perubahaan baik terhadap sosial dan lingkungan. Beberapa organisasi atau perusahaan mengenalkan aktivitas CSR kepada berbagai pemangku kepentingan sebagai sebuah alat pemasaran. Dengan demikian, diperlukan pemahaman terlebih dahulu terhadap konsep CSR, agar CSR tidak hanya berorientasi pada amal, pemasaran dan kehumasan.

 

Peningkatan Pemahaman CSR Melalui Pelatihan

Meningkatkan pemahaman organisasi atau perusahaan terhadap konsep CSR dapat dilakukan dengan salah satunya yaitu pengadaan pelatihan kepada orang-orang yang berfokus di bidang business professional dan administrasi, dikarenakan orang-orang tersebut berperan pula dalam pengambilan keputusan dan pengekspresian nilai-nilai organisasi ataupun perusahaan. Tingkat pengetahuan dan budaya tim manajerial organisasi atau perusahaan terhadap konsep CSR menjadi penting dalam pengembangan aktivitas CSR.

Berber et. al (2015) berpendapat bahwa perkembangan dan pemahaman konsep CSR mestilah berubah secara signifikan. Dalam hal ini, diperlukan sistem pendidikan yang berperan penting untuk mempersiapkan dan melatih berbagai tim yang terdapat di organisasi atau perusahaan, sehingga aktivitas CSR dan operasi bisnis dapat berjalan dan berdampak positif secara signifikan. Pemahaman konsep CSR dianggap penting agar aktivitas CSR terintegrasi dengan aktivitas masyarakat dan meningkatkan kesadaran organisasi atau perusahaan dalam menjalankan aktivitas CSR sesuai dengan standar tanggung jawab sosial.

Pelatihan CSR yang diadakan diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta mengenai urgensi CSR sesuai dengan peraturan yang ditetapkan, pemahaman mengenai konsep dan strategi CSR yang baik serta berkaitan dengan perkembangan dan tantangan organisasi atau perusahaan saat ini. Selain itu, meningkatkan pemahaman mengenai CSR berbasis pengembangan masyarakat (community development) sesuai dengan kebutuhan berbagai pemangku kepentingan, serta penerapan teknik dan format kerja  dalam implementasi CSR, seperti perencanaan aktivitas CSR, memonitor dan mengevaluasi, membuat laporan, hingga mobilisasi beragam sumber dan pemangku kepentingan lokal dalam perencanaan dan penerapannya.

Materi pada pelatihan CSR, sebaiknya disusun dengan sebaik mungkin, agar kadar manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta dan ilmunya senantiasa diimplementasikan dalam aktivitas CSR yang diinisiasi oleh organisasi atau perusahaan.  Umumnya, materi pelatihan CSR mengenai  CSR and Sustainability Basic, CSR Stakeholders Theory, CSR Visioning and Goal Setting, CSR Communication Strategy, CSR Leadership, Building CSR Programs dan lainnya. Adapun media pelatihan yang digunakan berupa workshop, online class, seminar, mentoring dan lain-lain, yang umumnya memuat presentasi, diskusi, studi kasus dan evaluasi.

Bekerja Sama dengan Konsultan CSR dalam Mewujudkan CSR Berdampak Baik bagi Sosial dan Lingkungan

Pelatihan CSR memang diperlukan dalam implementasi aktivitas CSR sehingga CSR tepat sasaran dan berdampak baik . Untuk mewujudkan perubahan baik bagi sosial dan lingkungan, serta integrasi manfaat organisasi atau perusahaan terhadap berbagai pemangku kepentingan dan operasi bisnis, diperlukan pula konsultasi mengenai implementasi CSR yang baik, agar tim manajerial organisasi atau perusahaan dapat bekerja sama dengan konsultan CSR menciptakan aktivitas CSR yang berdampak besar dan berkelanjutan.

Maxima Indonesia, selaku konsultan CSR dapat membantu inisiatif organisasi atau perusahaan dalam implementasi aktivitas CSR dan pelatihan CSR kepada tim manajerial organisasi atau perusahaan, mengenai perancangan dan desain program, mitra implementasi program hingga proses pengukuran dampak. 

Source:

Berber N, Susnanjar G.S, Salvic A, Baosic M. 2015. Relationship Between Corporate Social Responsibility  and Human Resource Management: As New Management concept in Central and Eastern Europe.

Egle S, Jolita V, Wlodzimierz S. 2018. Training the CSR Sensitive Mindset: The Integration of CSR into the Training of Business Administration Professionals. Sustainability, 10. 754.

Share This

Share this post with your friends!