Select Page

Komunikasi merupakan salah satu faktor penting dalam kehidupan. Dalam adoc.tips.com, Barnard menyatakan bahwa komunikasi dapat membuat sistem kooperatif sebuah organisasi menjadi lebih dinamis. Komunikasi dapat menjadi media penghubung tujuan organisasi selirih manusia yang terlibat di dalamnya. Komunikasi juga meliputi pertukaran informasi, emosi maupun pemahaman akan sebuah makna. 

Dalam berkomunikasi, pernah pula terjadi berbagai hambatan yang mengakibatkan tidak terserapnya pesan dari komunikasi secara menyeluruh. Hambatan komunikasi yang umumnya dijumpai, tiga di antaranya yaitu:

  1. Hambatan teknis yang timbul dikarenakan kondisi atau lingkungan yang mencegah kelancaran komunikasi, seperti keterbatasan fasilitas dan peralatan komunikasi. 
  2. Hambatan semantik, yang muncul akibat penangkapan informasi yang kurang dari bahasa yang digunakan dalam menyampaikan pesan
  3. Hambatan manusiawi juga menjadi penghalang komunikasi, umumnya hambatan ini timbul dikarenakan masalah pribadi yang dialami komunikator atau komunikan. Hambatan ini bisan juga dikarenakan perbedaan karakter, persepsi, lingkungan dan lainnya.

Hambatan yang telah dipaparkan sebelumnya, perlu diatasi agar informasi yang dikomunikasikan dapat tersampaikan dengan baik dan komunikator serta komunikan memahami maksud dari informasi tersebut. Mengatasi hambatan yang terjadi, dapat dilakukan dengan mengasah kemampuan komunikasi. Dengan demikian, memahami bagian penting dalam komunikasi dan mengetahui caranya, menjadi penting dalam mengasah kemampuan komunikasi.

Menurut smarp.com, terdapat 5 bagian penting yang sebaiknya dimiliki dalam kemampuan komunikasi, di antaranya:

  • Kemampuan mendengar. Kemampuan ini merupakan salah satu aspek penting dalam komunikasi. Kesuksesan mendengar tidak hanya dilihat dari memahami informasi yang disampaikan, baik secara tulisan maupun lisan, tetapi juga memahami bagaimana perasaan  komunikator selama berkomunikasi. Memiliki kemampuan mendengar dapat menimbulkan lingkungan yang aman bagi yang lainya dalam mengekspresikan ide, rencana, perasaan, penyelesaian masalah dan sebagainya dengan cara yang kreatif.
  • Kemampuan berbicara secara sederhana. Percakapan menjadi basis dalam berkomunikasi. Dengan penyampaian bahasa yang sederhana dalam bercakap, akan menghindari kesalahan informasi. Bahasa yang sederhana sebaiknya dilakukan dengan menyenangkan dan menyesuaikan kondisi komunikan. 
  • Kemampuan komunikasi non-verbal. Jenis kemampuan yang menjadi bagian penting ini, berfokus pada sinyal dalam komunikasi yang tergambar ekspresi wajah, posisi tubuh, gestur, posisi tangan yang berubah, kontak mata, warna suara, cara bernapas dan lainnya yang tidak menggunakan kata-kata baik lisan maupun tulisan.
  • Kemampuan manajemen stres. Stres dapat menjadi pemicu konflik di diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Stres dapat berefek pada komunikasi. Hal ini dikarenakan stres dapat memengaruhi pemikiran seseorang sehingga tidak memahami secara utuh informasi yang disampaikan dan cenderung menanggapi informasi dengan tingkah laku yang berbeda. Dengan demikian manajemen stres menjadi penting, salah satunya untuk menghindari konflik dalam berkomunikasi.
  • Kemampuan mengontrol emosi. Perasaan menjadi penting dalam berkomunikasi. Perasaan akan melahirkan emosi yang dapat memengaruhi gestur tubuh, warna suara, ekspresi wajah dan gaya bahasa non verbal lainnya. Dalam proses pengambilan keputusan, cara merasakan emosi dan berpikir menjadi penting. Namun, apabila menyampaikan pendapatan atau membuat keputusan, tidak berlandaskan emosi atau perasaan yang ingin diekspresikan dan itu berpengaruh pada kebutuhan dalam berkomunikasi, akan membuat seseorang merasa terabaikan, tidak memahami keadaan dan lainnya serta berujung pada konflik. Dengan demikian, mengenal perasaan atau emosi dan mampu mengontrolnya, menjadi penting dalam komunikasi. 

 

5 bagian tersebut sangat penting dalam mengasah kemampuan komunikasi. Lalu, bagaimana caranya agar memiliki 5 bagian penting tersebut sehingga mampu berkomunikasi dengan baik? Smerp.com berpendapat, terdapat 4 cara untuk memulai meningkatkan kemampuan komunikasi. 4 cara ini akan dijelaskan sebagai berikut:

  1. Mendengarkan dengan empati. Empati merupakan kemampuan untuk memahami perasaan, pemikiran dan keyakinan dari orang lain. Hal ini menjadi penting dalam perusahaan dan organisasi agar menghidupkan suasana pekerjaan yang efektif. Memulai empati dapat dilakukan dengan mencoba mendengarkan pendapat yang lain dan merasakan emosi selama berkomunikasi, tanpa terburu-buru menggiring apa yang disampaikan kepada pendapat yang benar dan menyelesaikan masalah tanpa permintaan dan izinnya.
  2. Berbicara. Komunikasi itu berawal pada diri seseorang. Memulai berbicara mengenai opini yang dimiliki menjadi penting, tanpa perlu menunggu yang lain melakukan dan bersembunyi di balik media komunikasi online. Kadang, berkomunikasi lewat pesan, akan menyebabkan tidak utuhnya pemahaman terhadap topik yang dibicarakan. Maka dengan ini, berbicara langsung menjadi salah satu cara baik dalam berkomunikasi.
  3. Menyiapkan apa yang dibicarakan. Sebelum berbicara, sebaiknya memikirkan dulu apa yang dibicarakan, memproses serta menyusun pemikiran dan pendapat yang dimiliki. Apabila berbicara mengenai hal penting, terkait project besar, presentasi rencana dan lainnya, sebaiknya menyusun draft yang akan dibicarakan dan berlatih dengan teman dekat agar menambah kepercayaan diri ketika berbicara.
  4. Menyiapkan diri dengan tanggapan yang berbeda. Dalam mengomunikasikan pendapat, ide, keputusan dan lainnya, akan memunculkan reaksi yang berbeda dengan orang lain. Maka, perlu mengingatkan diri bahwa setiap orang mempunyai pendapatnya masing-masing dan pendapat yang baik dan membantu sebaiknya diambil, apabila pendapat dari yang lain bersifat mengganggu, sebaiknya ditinggalkan. Berlatih berbicara dengan merasakan menjadi pendengar dapat membantu menyiapkan diri dalam menerima tanggapan yang berbeda.

4 cara ini dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Mengasah kemampuan diri diperlukan dari niat dan kemauan dari diri sendiri, sehingga teori tidak hanya sekedar kata-kata yang dibaca, melainkan dapat menjadi aksi nyata yang menciptakan pertumbuhan baik dalam diri. Maxima Indonesia, sebagai konsultan sektor publik, juga memiliki fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan organisasi, termasuk dalam hal ini pengembangan komunikasi. Hal ini dapat dilihat dari program yang pernah dikelola oleh Maxima Indonesia, yang bertajuk Effective Communication Training, berkolaborasi dengan PT Micro Madani Institute dan program lainnya.

 

Source:

Adoc.tips.com. 2020. Pentingnya Komunikasi. https://adoc.tips/queue/pentingnya-komunikasi.html [Diunduh pada 12 Agustus 2020]

Smerp.com. 2019. Top 5 Five Communication Skills and How to Improve Them. https://blog.smarp.com/top-5-communication-skills-and-how-to-improve-them [Diunduh pada 12 Agustus 2020]

Share This

Share this post with your friends!