Select Page

Pernah merasa diri kamu berbakat dalam suatu bidang, atau melihat orang-orang disekitar menonjol dalam bidang tertentu seperti memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik, seni negosiasi, atau bahkan jago dalam organization management? Apakah semua orang memiliki bakat dan bagaimana memanfaatkan bakat yang dimiliki untuk meraih prestasi?

J.P. Guildford memparkan bahwa bakat adalah kecakapan atau aptitude yang dimiliki seseorang sejak lahir dalam melakukan sesuatu. Tentu bakat menjadi belum sempurna ketika ia belum mencapai hasil yang konkret. Bakat memerlukan dorongan, perlu adanya usaha pengembangan bakat. Sehingga nantinya bakat yang kita miliki mampu keluar dan menjadi pilihan dalam membantu diri kita dalam mengatasi tantangan. Bakat yang kurang termanfaatkan akan menjadi potongan potensi yang terasa belum utuh.

Hasil konkret yang dimaksud adalah pencapaian yang diciptakan melalui bakat yang dimiliki. Ada banyak cara meningkatkan kemampuan dan meraih pencapaian, tergantung dari mana kita menginginkan bakat tersebut berkembang.

Beberapa cara dalam mengembangkan bakat untuk pencapaian prestasi yang dikemukakan oleh Emmet C. Murphy. Hal pertama yang harus dilakukan adalah bergerak dengan hasil sendiri. Artinya adalah upaya yang dibangun dan coba kembangkan merupakan upaya-upaya dengan tekad dan keyakinan pada diri sendiri. Sehingga hasil apapun yang didapat dalam proses pengembangan diri menjadi sebuah pengertian untuk mengatur diri guna meningkatkan potensi dan perubahan bersama.

Kedua dalam pengembangan bakat perlu adanya kerendahan hati untuk memahami bahwa banyak hal yang harus dipelajari, dan belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan. Kerendahan hati juga diperlukan dalam meyakini diri bahwa dalam hal ini diperlukan guru dan pedoman dari pengalaman orang lain.

Hal ketiga yang diperlukan adalah kolaborasi. Peluang kolaborasi untuk mempadu-padankan potensi yang berbeda dari setiap individu sehingga hasilnya terindentifikasi dengan jelas aptitude apa saja yang dimiliki. Kecintaan dan keinginan untuk mengembangkannya tentu akan lebih meningkat.

Siap untuk mengembangkan bakat dan mengombinasikannya dalam berbagai pencapaian, jangan sampai aptitude-mu hanya menjadi potensi yang tidak tersalurkan. Pengembangan bakat dan kombinasinya sangat terbantu apabila meliputi fase-fase tertentu seperti yang ditawarkan oleh Maxima Indonesia: Grow, Accelerate, dan Elevate.

 

Kontributor : Ratu Arti Wulan Sari

1Emmet C. Murphy.Talent IQ. Bhuana Ilmu Populer. Jakarta. 2010.

 

Note:

Share This

Share this post with your friends!