Target penciptaan kesempatan kerja periode 2015 hingga 2019 sebesar 10 juta orang, hampir tercapai pada tahun 2018 dengan jumlah 9,38 juta kesempatan kerja. Berdasarkan data Sakernas, dalam lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan kesempatan kerja adalah sebesar 1,99 persen. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh berbagai faktor tahunan, seperti ketepatan pengambilan data dengan masa tahun ajaran selesai yang menyebabkan banyak lulusan sekolah termasuk dalam angkatan kerja, namun belum terserap pasar kerja. Pandemi COVID-19 menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran di Indonesia. Sebesar 9,77 juta penduduk atau 7,07 persen jiwa tidak terserap ke dalam pasar kerja sehingga dikategorikan sebagai pengangguran terbuka pada periode Agustus 2020.

Melihat fenomena ini, pendidikan menjadi solusi terbaik untuk merentas angkatan kerja dari pengangguran. Permasalahan utama terletak pada ketidakseimbangan antara pendidikan dan realita dunia kerja yang dihadapi. Dalam jenjang perguruan tinggi, para dosen masih terlalu fokus pada dunia akademik tanpa adanya pengalaman dalam dunia bisnis dan industri. Bidang ilmu yang dikuasai dosen belum mampu dipraktikkan dan menjadi contoh nyata bagi lingkungan sekitar. Perguruan tinggi yang seharusnya menjadi puncak jenjang pendidikan, masih belum koheren dengan kebutuhan hidup dan kerja. Dosen perlu menggandeng stakeholder untuk menciptakan inovasi sosial yang berguna bagi masyarakat melalui aksi-aksi nyata. 

Paragon dan Maxima berkolaborasi untuk memberikan wadah dan fasilitas capacity building dosen pengembangan diri bagi para dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program Entrepreneur, Social Innovation, and Counseling mematahkan kajian tentang data pengangguran terdidik di Indonesia yang menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang, semakin rendah kemandirian dan semangat kewirausahaannya (Hendarman, Direktur Kelembagaan Dikti Depdiknas, n.d). Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 21 Agustus 2021 pukul 08.00 WIB hingga 12.00 WIB via Zoom Meeting. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan materi entrepreneurship and social innovation yang dibawakan oleh Harman Subakat dan Dwi Indra Purnomo. Keseruan acara nampak ketika Mogi Bian Darmawan selaku moderator memandu sesi tanya jawab dengan para peserta yang dilanjutkan dengan sharing insight dan pengalaman dalam breakout room. Tepat pukul 10.10 WIB sampai 10.20 WIB, para peserta menikmati sesi jeda yang disebut dengan digital break.

Persaingan dalam memenuhi kebutuhan ekonomi menimbulkan maraknya isu ketidakstabilan mental terjadi di kalangan mahasiswa. Dewasa ini, dosen harus menjadi pembimbing akademik yang peduli dan peka terhadap permasalahan yang dihadapi mahasiswa. Inspiring Lecture Paragon memfasilitasi capacity building para dosen melalui sesi“coaching and counseling” untuk memberikan keterampilan dasar bagi para dosen dalam membantu mahasiswa menangani masalah terberat mereka. Mharta Adji selaku moderator memimpin jalannya acara yang dilaksanakan pada pukul 10.20 WIB hingga 12.15 WIB. Pembawaan materi yang disampaikan oleh Tanti Astra berhasil menarik antusias peserta untuk membagikan pengalaman mereka hingga meneteskan air mata.

Sejumlah 218 peserta diharapkan mampu menerapkan metode coaching and counseling pada mahasiswa secara efektif. Program capacity building ini diharapkan memiliki mental dan karakter entrepreneur yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Paragon dan Maxima percaya bahwa para dosen yang telah mengikuti kegiatan ini dapat menerapkan pembelajaran strategik tentang entrepreneurship dan menyalurkan inovasi sosial ke dalam perguruan tinggi masing-masing. Bersama mentor dan pemateri, para peserta akan merancang mata kuliah kolaboratif pada program selanjutnya. Dengan demikian, sistem pendidikan Indonesia semakin jelas karena perubahan berasal dari dalam sumber daya manusia terpadu, yakni dosen.

Sumber: 

  • satudata.kemnaker.go.id (2021). Terdapat sekitar 9,77 juta Pengangguran Terbuka di Indonesia atau sebesar 7,07 persen Angkatan Kerja yang tidak terserap dalam pasar kerja pada Agustus 2020. Diakses melalui https://satudata.kemnaker.go.id/
  • Bappenas.go.id (2018). Tahun 2018, Lapangan Kerja Indonesia Melampui Target RKP 2018 dan RPJMN 2015-2019. Diakses melalui https://www.bappenas.go.id/

Share This

Share this post with your friends!