Belakangan ini dunia sedang diramaikan dengan strategi Digital Marketing, yaitu sebuah strategi marketing untuk menaikkan intensitas jualan suatu produk atau jasa secara online. Salah satu strategi kegiatan Digital Marketing adalah SEO. SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization, atau dalam Bahasa Indonesia artinya Optimalisasi Mesin Pencari. Cara kerjanya yaitu meng-optimalisasi sebuah website agar muncul di halaman pertama ataupun posisi pertama pada search engine. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan secara ringkas bagaimana melakukan Optmimalisasi Search Engine atau SEO dengan cara yang halal.

Sebelum terjun lebih dalam mengenai bagaimana SEO bekerja kita perlu mengetahui pengertian dasar SEO. SEO merupakan singkatan dari Search Engine Optimization, yaitu sebuah strategi untuk menaikkan rank website agar muncul pada halaman pertama search engine, dalam kasus ini adalah Google search engine. SEO merupakan salah satu strategi Digital Marketing, jadi untuk bisa mempelajari SEO dibutuhkan pengetahuan dasar mengenai Digital Marketing. Cara kerjanya yaitu apabila kita mencari kata kunci tertentu yang mencerminkan identitas dari website kita pada Google, maka hasil yang muncul adalah website kita. Metode SEO adalah mengoptimalisasi isi dari konten website kita dengan keywords tertentu. Terdapat 4 proses SEO secara umum, yaitu :

  1. keyword research
  2. on-page optimization
  3. off-page optimization
  4. measurement & anaysis. 

Tahap pertama adalah keyword research, yaitu proses melakukan riset kata kunci, output dari keyword research adalah kumpulan list keyword yang relevan dengan bisnis yang dijalani beserta traffic dari setiap keyword tersebut. Dalam tahapan ini terdapat 2 macam konsep keyword:

  1. Short tail keyword terdiri dari 1-2 kata, memiliki traffic yang tinggi tetapi juga persaingan nya tinggi. Konsep ini memiliki purchase intent yang rendah karena kata kunci tidak spesifik (hanya 1-2 kata). Contoh keywordnya seperti Konsultan CSR.
  2. Long tail keyword terdiri lebih dari 2 kata, traffic rendah, dan persaingan rendah. Konsep ini memiliki purchase intent yang tinggi karena kata kunci lebih spesifik (lebih dari 2 kata). Contoh dari keywordnya seperti Konsultan CSR terbaik di Indonesia.

Langkah-langkah keyword research adalah sebagai berikut :

  1. Menentukan seed keyword dari penawaran bisnis yang dijalani atau fokus website.
  2. Validasi dengan melakukan search seed keyword yang sudah di tentukan di Google
  3. Mencari search volume dari keyword yang sudah dicari dengan menggunakan tools (semrush, ahrefs, ubersuggest)
  4. Compile hasil dan analisis sehingga didapakan output keyword yang akan menjadi fokus di website.

Setelah keyword research langkah berikutnya adalah Competitive research. Competitive research adalah mencari tahu strategi SEO kompetitor. langkah -langkah competitive research adalah sebagai berikut :

  1. Search target keyword di tools SEO, setelah di search akan muncul hasil top keyword
  2. Dari hasil top keyword bisa kita lihat 3-5 hasil teratas, buka satu per satu dan lihat website kompetitor dan analisa website nya
  3. Search website kompetitor pada tools. Pada hasil search tools akan menunjukan Keywords kompetitor, Top Pages kompetitor, dan backlinks kompetitor. Langkah ini untuk mengetahui strategi kompetitor.

Tahap kedua adalah On-page Optimization. On-page Optimization adalah membuat atau merapihkan isi yang ada didalam website agar score SEO website kita bagus. Terdapat dua bagian dalam melakukan on-page optimization yaitu : content dan technical.

Content optimization yaitu membuat isi page dalam website bagus di mata search engine. Kriteria bagus berdasarkan guideline Google adalah :

  1. Expert; konten yang detail dan mudah dimengerti
  2. Authoritative; Memiliki otoritas dalam membahas sebuah topik seperti pakar atau ahli
  3. Trusted; Terpercaya, nomor kontak yang valid dan Customer service yang fast respon

Technical Optimization yaitu optimalisasi teknis dalam website. Beberapa bagian technical on-page optimization yaitu :

  1. Meta title. Yaitu yang user pertama lihat sebelum mengklik website. Harus unik, mengandung keyword didepan, maksimal 60 karakter, dan yang paling penting click bait
  2. Meta description. Yaitu deskripsi singkat apa yang akan user lihat ketika mengklik link tersebut dan memiliki alasan mengapa user harus mengklik link tersebut
  3. Internal linking. Yaitu link yang mengarah ke halaman lain pada website kita, sehingga mengurangi bounce rate (user yang hanya mengunjungi satu halaman lalu pergi)
  4. Mobile friendly. Sebagian besar user mengakses website melalui smartphone
  5. Fast loading. Loading kedalam website yang cepat akan disukai oleh user dan Search engine

Tahap ketiga adalah Off-page optimization. Tahap ini adalah bagaimana mengoptimalisasi website diluar isi konten dan halaman pada website. Yang paling umum adalah Backlink. Backlink adalah tautan website kita yang ada pada website lain, misalnya sebuah artikel pada website berita lalu didalamnya terdapat link website kita sebagai referensi. Tidak semua backlink dapat meningkatkan rank, adapula backlink yang justru akan membuat website kita menghilang. Berikut adalah beberapa konsep mengenai link :

  • Link dari website yang populer lebih bernilai daripada link dari website yang tidak jelas (contoh : blogspot)
  • Link pada domain yang berbeda lebih bagus daripada link dari beberapa page pada domain yang sama
  • Link pada body text content lebih bernilai daripada link yang disematkan pada sidebar atau footer
  • Menggunakan software backlink lebih tidak bernilai. Contoh 100 link dari software backlink akan kalah dengan 1 link dari domain terpercaya contohnya cnn

Terdapat 3 metode praktik SEO:

  • Black hat SEO adalah cara yang diharamkan oleh google untuk melakukan SEO yang berujung pada menghilangnya website kita pada search engine. Menggunakan metode ini lebih mudah dan cepat tetapi resiko yang sangat tinggi. Contohnya membeli backlink
  • White hat SEO adalah cara yang paling di halal kan oleh SEO. Metode ini membutuhkan proses yang cukup memakan waktu tetapi tidak menggunakan uang sama sekali. Contohnya menautkan link website pada sosial media
  • Grey hat SEO adalah cara yang tidak jelas black dan white nya. Tidak mengakali seperti Black hat namun tidak juga tanpa mengeluarkan uang seperti White hat.

Tahap terakhir adalah Measurement & Analysis. Setelah kita melakukan tahap-tahap yang sudah dipaparkan sebelumnya, tahapan yang terakhir adalah memantau dan menganalisa dari tahapan yang sudah kita lakukan. Terdapat 3 metrics yang perlu dipantau : 

  • Ranking: Rank keyword yang ada di website kita. Apabila kita melakukan tahap-tahap SEO dengan benar maka ranking akan naik dari waktu ke waktu. Tracking dengan enggunakan tools keyword tracker
  • Traffic: Jumlah pengunjung yang masuk ke dalam website kita. Tracking dengan menggunakan Google analytics
  • Conversion: Jumlah konversi yang melakukan transaksi setelah melihat website kita.

Hal terpenting dari penggunaan SEO dalam Digital Marketing ialah kita harus selalu up to date dengan perkembangan trend dan teknologi. Apabila dari 4 tahap yang sudah dilakukan dan masih belum ada peningkatan maka ulangi semua tahap hingga terlihat adanya peningkatan, karena SEO sejatinya sebuah kegiatan yang berproses. Salah satu contoh penggunaan SEO dalam dunia CSR dapat dilihat ketika seseorang memasukkan keyword “konsultan CSR design thinking” dan langsung muncul nama-nama website konsultan CSR. Salah satunya ialah Maxima Indonesia selaku konsultan CSR yang menggunakan pendekatan design thinking untuk membantu perusahaan atau organisasi dalam mengidentifikasi kebutuhan dari perusahaan atau organisasi tersebut. Untuk mengenal lebih jauh terkait konsultasi CSR dapat dibaca di sini

Sekian penjelasan ringkas mengenai bagaimana melakukan tahapan SEO yang benar semoga bisa memberi insight dan manfaat yang luas untuk pembaca. Terima kasih. Cheers…

Share This

Share this post with your friends!