Sebagai pendidik di sekolah, seorang guru perlu memiliki seperangkat ilmu tentang bagaimana mendidik siswa siswi yang tidak hanya diajarkan untuk mendengar tetapi juga terampil mengembangkan imajinasi dan memantapkan pola pikir kritis. Pelatihan Pedagogik Tenaga Pendidik Avicenna menjadi salah satu medium untuk para pengajar mengaktualisasikan pola mengajar yang selama ini sudah diterapkan. Pelatihan ini dibentuk oleh komite sekolah Avicenna yang bekerja sama dengan Maxima di Sekolah Avicenna, Jl. Flamboyan, Cinere, Kota Depok-Jawa Barat.

Dalam pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut, 4-6 Juli,  para pengajar di Sekolah Avicenna diajak untuk mengkaji bagaimana membimbing dan menghadapi siswa, mengetahui tugas dan tujuan mengajar siswa di sekolah.

Pada pelatihan ini, pengajar diberikan sesi inspirasi dari Bpk. Hikmat Hardono yang merupakan ketua dari Yayasan Indonesia Mengajar. Dalam sesi ini, ia bercerita tentang bagaimana Pengajar Muda dari Indonesia Mengajar yang dikirim ke daerah untuk mengajar di sekolah terpencil selama satu tahun. Bahwasannya insight yang diberikan berupa bahwa kekurangan fasilitas dan tenaga pengajar di sana tidak melumpuhkan semangat para Pengajar Muda untuk mendidik siswa dan siswi agar mendapatkan pengalaman belajar yang sama dengan siswa siswi yang bersekolah di kota besar.

Penambahan materi praktik bersama Bpk. Zulfikri Anas dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kemdikbud, yang memberikan pengetahuannya tentang metode ajar mengajar mulai dari memperhatikan kurikulum sampai dengan menjadi role model untuk siswa siswi yang di sekolah. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk lebih banyak diskusi kelompok dan memvisualisasikan gagasan bersama menjadi sebuah karya kreatif yang mana di hari terakhir akan dipaparkan di kelas micro teaching.

The following two tabs change content below.

Ayunita Xiao Wei

#Maximizers - Media Monkey at maxima.id
Share This