Pada dasarnya, perempuan ditakdirkan mengalami menstruasi (datang bulan) setiap bulannya. Umumnya, seorang perempuan akan mengalami menstruasi pertama kali pada usia 10-15 tahun. Namun, ada juga yang mengalami lebih cepat atau di bawah usia tersebut, tergantung pada faktor genetik (keturunan), bentuk tubuh, serta gizi seseorang. (Sarwono, 2007)

Lalu, apa sih yang dimaksud dengan menstruasi?

Menstruasi atau yang sering disebut Haid adalah pendarahan secara periodik dan siklik dari uterus disertai pelepasan (deskuamasi) endometrium. Lama haid biasanya antara 3-5 hari, ada pula yang 1-2 hari diikuti darah sedikit-sedikit, kemudian ada juga 7-8 hari. (Sarwono, 2007)

Menurut Sarwono (2007), siklus terjadi perubahan pada dinding rahim sebagai akibat dari reproduksi hormon-hormon oleh ovarium, yaitu dinding rahim makin menebal sebagai persiapan jika terjadi kehamilan. Ketika ada sel telur yang matang, maka akan memiliki potensi untuk dibuahi oleh sperma hanya dalam 24 jam.

Nah Teens, ketika kamu sudah mengerti bahwa setelah menstruasi, rahim kamu sudah bisa membuahi janin. Sangat penting bagi perempuan untuk menjaga organ reproduksi dengan bijak. Terutama di ranah pergaulan bebas. Hati-hati memilih teman dan jangan membuat dirimu terlihat menggoda di mata pria.

Katakan tidak pada seks bebas!

Bergaul dengan banyak teman memang mengasyikan, tapi kamu harus bisa memilih mana yang membawa kebaikan dan mana yang tidak. Selain teman yang sangat berpengaruh bagi kehidupan kamu, yaitu media. Media yang paling banyak mempengaruhi moralitas anak bangsa. Semakin banyak remaja disuguhi dan berita eksploitasi seks di media, maka mereka akan semakin berani mencoba seks di usia muda (dini).

3 Syarat yang wajib kamu tahu agar tidak melakukan seks bebas

Perlu kamu ketahui Teens, bahwa ada 3 Syarat yang wajib diketahui untuk menjawab pertanyaan tersebut. Berikut jawabannya, yang telah Max lansir dari Menstrual Education Unicharm Guide Book.

  1. Secara agama sudah sah, artinya syarat pernikahan telah terpenuhi secara benar. ┬áSejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 pasal 2 ayat 1 yang berbunyi: “Perkawinan adalah sah apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama dan kepercayaannya.
  2. Saat fisik sudah siap, di mana organ reproduksi, seperti rahim, dan pinggul, sudah matang dan siap. Biasanya ini akan terjadi saat usia 20 tahun.
  3. Syarat ketiga yaitu siap mental, artinya kamu sudah siap menjadi seorang istri. Jadi sosok ibu tidak mudah, mereka harus bisa mengurus dan mendidik anak-anaknya kelak.

Lalu apa dampaknya jika hamil disaat tubuh dan mental belum siap? Secara agama juga belum sah?

  1. Bisa mematikan potensi, usia sedang aktif-aktifnya di masa SMA yang paling indah. Kamu bisa aktif di perlombaan, organisasi, dan masih bisa meraih mimpi-mimpi kamu sampai dapat. Tetapi, jika sudah hamil, semua hal ini akan terhalang.
  2. Dapat mengacu pada hal-hal yang tidak diinginkan. Contohnya Aborsi dan Penyakit Menular Seksual. Di mana, ketika melakukan aborsi dapat merusak organ reproduksi dan meningkatkan risiko kanker.

Nah Teens, jika kamu sudah paham tentang menstruasi dan prosesnya, kamu wajib menjaga diri kamu. Jangan sampai masa depanmu gugur gara-gara salah pergaulan. Semoga bermanfaat, ya! ­čÖé
Referensi:

Sarwono, 2007. Psikologi Remaja. Jakarta : Raja Grafindo Persada.