Semangat untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia khususnya anak-anak, PermataBank melalui program “Edukasi Literasi Keuangan” yang digagas oleh OJK dan gerakan “Ayo ke Bank” menggelar kembali untuk ketiga kalinya sebuah program partisipatif bernama Permata Bankir Cilik.

Pada tahun ketiga ini, Permata Bankir Cilik diselenggarakan kurang lebih tiga bulan, mulai dari akhir September sampai akhir November 2017. Peserta Bankir Cilik tahun ini melibatkan 15 siswa/i terpilih dari masing-masing Sekolah Dasar Negeri (binaan Permata Hati) di antaranya berasal dari sekolah SLB Pembina Nasional, SLB Negeri 01, SDN Pondok Pucung 02, SDN Pondok Jaya 02, dan SDN Menteng Atas 21, yang kemudian akan meneruskan pengetahuannya tersebut kepada teman-temannya di sekolah.

Program ini menggandeng Maxima (mitra Permata Hati) yang dibantu oleh guru pembimbing di setiap sekolahnya untuk mendampingi para peserta Bankir Cilik dan memastikan kegiatan edukasi literasi keuangan dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Modul Permata Bankir Cilik memiliki ragam yang menarik, mulai dari lintas bank (mengenal uang asli dan uang palsu, budaya menabung, mengenal bank, menggunakan ATM), bermain eksploratoris (ular tangga raksasa, monopoli), bermain keterampilan dan sosial serta bermain imajinatif. Dengan bermain, mereka sedang dalam proses belajar. Keuntungan lainnya mereka juga memperoleh keterampilan berpikir kritis, team work, motivasi, public speaking, kreatifitas dan sportifitas.

Fokus utama Permata Hati adalah pendidikan, sebagaimana fokus tersebut merupakan program tanggung jawab sosial PermataBank. Edukasi literasi keuangan menjadi pilihan, karena itu Permata Hati mengembangkan berbagai program edukasi menarik yang disesuaikan dengan target pesertanya.